HASANAH.ID – Link Cek BSU Rp900 Ribu kembali menjadi perhatian pekerja pada pertengahan Oktober 2026.
Link Cek BSU Rp900 Ribu yang merupakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) direncanakan menyasar jutaan pekerja dengan total bantuan untuk tiga bulan terakhir tahun ini.
Namun, masyarakat perlu mengetahui bahwa laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) belum dapat diakses untuk pengecekan status penerima.
Informasi mengenai BSU 2026 disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Pemerintah memperkirakan bantuan tersebut menjangkau 13,3 juta pekerja. Penyaluran direncanakan sekaligus untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026 dan bisa diketahui melalui Link Cek BSU Rp900 Ribu.
Meski begitu, pekerja sebaiknya tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial. Status penerima, persyaratan, dan jadwal pencairan perlu dipastikan melalui kanal resmi pemerintah.
Link Cek BSU Rp900 Ribu dan Cara Memeriksa Status Penerima
Kemnaker menyebut laman resmi untuk memperoleh informasi BSU 2026 adalah bsu.kemnaker.go.id.
Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Kemnaker pada 13 Oktober 2026, laman tersebut belum dapat diakses.
Artinya, masyarakat belum bisa memastikan status penerima melalui situs tersebut.
Sambil menunggu pembaruan, pekerja dapat memahami langkah pengecekan berdasarkan mekanisme yang digunakan pada penyaluran sebelumnya.
Berikut cara mengecek status penerima BSU melalui laman Kemnaker:
- Buka situs resmi bsu.kemnaker.go.id.
- Geser halaman ke bagian formulir pengecekan.
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Isi kode captcha sesuai petunjuk.
- Tekan tombol cek status dan perhatikan hasil yang ditampilkan sistem.
Perlu diingat, langkah tersebut merupakan panduan berdasarkan mekanisme sebelumnya dan dapat berubah mengikuti ketentuan terbaru.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap tautan tidak resmi yang mengatasnamakan program BSU. Jangan memberikan kode OTP, PIN, kata sandi, maupun data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.
Syarat Penerima dan Jadwal Pencairan BSU 2026
Hingga informasi yang dirujuk pada 15 Oktober 2026, Kemnaker belum mengumumkan ketentuan terbaru mengenai persyaratan penerima BSU 2026.
Sebagai gambaran, berikut persyaratan yang berlaku pada program 2025:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK.
- Memiliki gaji paling banyak Rp3,5 juta per bulan.
- Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan kategori Penerima Upah.
- Bukan ASN, anggota TNI, atau anggota Polri.
- Diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada periode sebelumnya.
Persyaratan tersebut belum dapat dianggap sebagai ketentuan final untuk BSU 2026 karena aturan terbaru belum diumumkan.
Sementara itu, pemerintah menyampaikan rencana bantuan diberikan satu kali untuk periode tiga bulan terakhir 2026. Namun, tanggal pencairan secara pasti belum diumumkan.
Karena itu, pekerja disarankan memantau informasi melalui situs Kemnaker dan kanal resmi pemerintah.**
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.