Bandung, Hasanah.id- Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan resmi membuka SPMB Kota Bandung 2026 untuk jenjang TK, SD, hingga SMP.
Sistem penerimaan tahun ini hadir dengan sejumlah penyesuaian, termasuk pembaruan algoritma pemetaan wilayah agar distribusi siswa di sekolah negeri lebih merata.
Melalui SPMB Kota Bandung 2026, pemerintah ingin memastikan akses pendidikan lebih adil dengan tetap mengedepankan prinsip domisili serta mengurangi anggapan adanya sekolah favorit yang hanya dapat diakses kelompok tertentu.
Jadwal Lengkap SPMB Kota Bandung 2026
Pelaksanaan SPMB Kota Bandung 2026 dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur prestasi dan afirmasi, sedangkan tahap kedua dibuka untuk jalur domisili dan mutasi.
Berikut tahapan waktunya:
- Pengumuman resmi: 4 Mei 2026
- Pendataan murid RMP: 4–8 Mei 2026
- Verifikasi dan validasi data RMP: 11–15 Mei 2026
- Penetapan murid baru RMP: 22 Mei 2026
- Pendataan calon murid baru: 11 Mei–5 Juni 2026
- Pendaftaran jalur prestasi dan afirmasi: 8–12 Juni 2026
- Pengumuman hasil seleksi prestasi dan afirmasi: 19 Juni 2026
- Daftar ulang prestasi dan afirmasi: 22–23 Juni 2026
- Pendaftaran jalur domisili dan mutasi: 22–26 Juni 2026
- Pengumuman domisili dan mutasi: 3 Juli 2026
- Daftar ulang domisili dan mutasi: 6–7 Juli 2026
- Hari pertama sekolah tahun ajaran 2026/2027: 13 Juli 2026
Bagi calon siswa yang belum lolos pada tahap pertama, mereka tetap dapat mengikuti tahap kedua dalam SPMB Kota Bandung 2026 melalui jalur domisili.
Kuota Penerimaan Berdasarkan Jenjang
Jenjang SD
- Jalur Domisili: 80 persen
- Jalur Afirmasi: 15 persen
- Jalur Mutasi: 5 persen
Jenjang SMP
- Jalur Domisili: 40 persen
- Jalur Afirmasi: 35 persen
- Jalur Prestasi: 25 persen (akademik dan non-akademik)
Khusus jalur afirmasi tingkat SMP, kuotanya dibagi ke dalam kategori penempatan dan non-penempatan. Selain itu, siswa yang termasuk kategori Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) tetap dipastikan mendapatkan akses pendidikan melalui SPMB Kota Bandung 2026.
Persyaratan Usia Calon Murid
Taman Kanak-Kanak (TK)
- Kelompok A: usia minimal 4 tahun dan maksimal 5 tahun
- Kelompok B: usia minimal 5 tahun dan maksimal 6 tahun
Sekolah Dasar (SD)
- Prioritas usia 7 tahun
- Minimal usia 6 tahun
- Maksimal usia 9 tahun per 1 Juli 2026
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Maksimal usia 15 tahun pada 1 Juli 2026
- Telah menyelesaikan pendidikan kelas 6 SD atau sederajat
Setiap jalur dalam SPMB Kota Bandung 2026 juga memiliki persyaratan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.